Jumat, 24 Mei 2013
Kamis, 10 Januari 2013
Kangen Kampung Halaman !!! Muara Enim City !!!
KANGEN UNTUK MAKAN PEMPEK , TEKWAN , KEMPLANG , TEMPOYAK, DAN DURIAN
aduh begini lah jadi nasib anak rantauan yang jauh dari orang tua dan jauh dari makanan khas daerah saya sendiri yaitu Kabupaten Muara Enim Pronvinsi Sumatera Selatan , seperti ini lah jadi anak rantauan yang hanya bisa kangen sama makanan khas daerah saya sendiri seperti yang ada di bawah ini :
1. PEMPEK YANG LEZAT DENGAN CUKA NYA YANG PEDAS
Sumber foto di ambil dari : http://mygoodlistener.blogspot.com/2012/04/pempek-palembang.html
2. TEKWAN YANG LEZAT PLUS TAMBAHAN SAMBEL
Sumber foto di ambil dari : http://aitiiiy.blogspot.com/2012/09/palembang-4-pempek-and-its-derivation.html
3. KEMPLANG PLUS SAMBEL
Sumber foto diambil dari : http://ferylife.blogspot.com/2012/06/kemplang-kerupuk-dari-palembang.html
4. TEMPOYAK
Sumber foto diambil dari : http://anak-kalimantan.blogspot.com/2012/07/nikmatnya-sambal-tempoyak.html
5. DURIAN KHAS MUARA ENIM
Sumber foto diambil dari : http://www.shalimow.com/traveling/merindukan-nikmatnya-membelah-durian-sumatra.html
Mantap toh makanan semua diatas dan jadi kangen kampung halaman saya yaitu Kabupaten Muara Enim
Minggu, 30 Desember 2012
INFORMASI TENTANG SNMPTN 2013
INFO SNMPTN 2013
sumber foto tentang SNMPTN ini di ambil dari : http://kalimatmotivasiku.blogspot.com/2012_07_01_archive.html
Teman-teman yang belum mengetahui info tentang SNMPTN 2013 ini saya ada sedikit info tentang SNMPTN 2013 semoga bermanfaat bagi teman-teman sekalian dan semoga sukses selalu
teman-teman bisa mengakses web ini : http://www.snmptn.ac.id/ untuk melihat info tentang SNMPTN 2013
semoga bermanfaat bagi teman-teman sekalian dan semoga mendapatkan perguruan tinggi yang teman-teman idolakan
Sabtu, 29 Desember 2012
SRIWIJAYA FC KE KABUPATEN LAHAT !!! KAPAN KEKABUPATEN MUARA ENIM YA!!!
Sriwijaya FC Hibur Warga Kabupaten Lahat
Dua pemain asing seleksi yaitu Song In Young asal Korsel dan Abdici Moke Diara asal Mali turut dibawa
Kapan ya sriwijaya fc main di stadion sekundang bara kandangnya persime Muara Enim!!!!
Sriwijaya FC siap menghibur warga Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan, hari ini, Minggu (30/12). Selain akan menghadapi PS Lahat dalam laga uji coba di Stadion Lahat, Sriwijaya FC juga akan mengarak Piala ISL dan Piala Inter Island Cup di kabupaten yang berjarak 6 jam perjalanan dari Kota Palembang ini.
Demi menghibur para pecinta Sriwijaya FC
di Lahat, pelatih kepala, Kas Hartadi membawa semua pemain terbaiknya
minus, Abul Rahman, Foday Boakay, Erick Weeks, Rivki Mokodompit, Imanuel
Padwa, dan Aliyuddin. Bahkan dua pemain asing seleksi yaitu Song In
Young asal Korsel dan Abdici Moke Diara asal Mali turut dibawa.
Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin mengatakan uji
coba yang dilakukan Sriwijaya FC dengan PS Lahat atas undangan Bupati
Lahat, karena warga Lahat ingin melihat langsung para pemain Sriwijaya
FC yang menjadi idola mereka.
“Sriwijaya FC ini adalah klub milik Sumsel, karena itulah kita
menyanggupi permintaan Bupati Lahat untuk melakukan ui coba dengan PS
Lahat. Mudah-mudahan kedatangan Sriwijaya FC bisa menghibur warga Lahat,
karena selain uji coba, kita juga akan mengarak piala IIC,” ujar
Hendri, Sabtu (29/12) kepada GOAL.com Indonesia.
Pelatih kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengatakan tidak ada
persiapan khusus menghadapi PS Lahat, karena laga ini hanya dijadikan
Kas sebagai hiburan untuk warga Lahat yang ingin melihat langsung para
pemain idolanya dari jarak dekat.
“Semua pemain akan saya tampilkan, mereka akan bergantian turun
pada babak pertama dan kedua. Dengan tampilnya semua pemain, warga Lahat
bisa menyaksikan aksi semua pemain Sriwijaya FC,” ujar Kas.
Dikatakan Kas, laga menghadapi PS Lahat bisa dijadikan sebagai laga
hiburan sebelum tim asal Sumatera Selatan ini menghadapi pertandingan
sebenarnya saat menjamu Persiba Balikpapan dalam laga perdana ISL.
Jika melihat kualitas kedua tim, laga ini otomatis bisa dimenangkan
dengan mudah oleh Sriwijaya FC. Kasta Sriwijaya FC dan PS Lahat berbeda
sangat jauh. Jika Sriwijaya FC berada di kompetisi ISL, maka PS Lahat
berada di setingkat divisi tiga PSSI.
sumber di ambil dari : http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2012/12/30/3636314/sriwijaya-fc-hibur-warga-kabupaten-lahat
Rabu, 26 Desember 2012
PRAKTIK MIKROKONTROLLER TENTANG INPUT-OUTPUT
LANDASAN TEORI
Pada labsheet 3 ini menjelaskan input-output
dari mikrokontroller, bahwa input-output
dari mikrontroller dapat diartikan sebagai masukan dan keluaran untuk
masukannya sendiri menggunakan saklar pada port A sedangkan untuk keluarannya
menggunakan led pada port D. Pada port D sendiri digunakan untuk menyalakan led
( lampu ), maka dapat dilihat pada gambar dibawah ini .
Gambar
1.1. Input dan Output pada simulasi mikrokontroller
Pada program CVAR itu sendiri dapat
diatur dengan memilih PORTA sebagai masukan dengan inisialisasinya pada PORTA
dengan nilai 0xF0 serta DDRA dengan nilai 0x00, untuk inisialisasi pada program
CVAR dapat dilihat pada gambar dibawah ini .
Gambar 1.3. Inisialisasi pada
program CVAR
Pada labsheet 3 ini tentang input-output kondisi
port A yang digunakan dalam inisialisasi dalam pengaturannya menggunakan
kondisi pull up terlihat pada saklarnya yang terhubung dengan sumber Vcc +5
voltPada outputnya itu sendiri terhubung pada port D dengan menggunakan led
(lampu) yang langsung terhung dengan Vcc +5volt, bahwa pada kaki lednya
mendapatkan sumber vcc dan kaki negatif lednya mendapatkan hambatan (resistansi).
Gambar
1.4. pengaturan dan kondisi untuk masukan dan keluaran pada simulasi
PRAKTEK MIKROKONTROLLER TENTANG OUTPUT
LANDASAN TEORI
Pada labsheet 2 ini menjelaskan output dari mikrokontroller, bahwa output dari
mikrontroller dapat diartikan sebagai masukan atau keluaran yang dapat
digunakan oleh salah satu port yang ada pada bagian mikrokontroller.Pada output
mikrokontroller ini port yang digunakan yaitu pada port A sebagai port keluaran
untuk menyalakan led ( lampu ), maka dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 1.1. Keluaran PORTA sebagai
output mikrokontroller
Pada program CVAR itu sendiri dapat diatur
dengan memilih PORTA sebagai keluaran dengan inisialisasinya pada PORTA dengan
nilai 0x00 serta DDRA dengan nilai 0xFF, untuk inisialisasi pada program CVAR
dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 1.2. Inisialisasi pada
program CVAR
Gambar 1.3. pengaturan pada program
CVAR
Bahwa
dalam mengatur hidup nya led dapat dibedakan dengan melihat fungsi dan posisi
dari led ( lampu ) tersebut, maka fungsi dan posisi keluaran untuk mengatur
hdupnya led ada 2 yaitu sebagai berkiut :
Fungsi Aktif High merupakan kerja
rangkaian dengan prinsip kerja saat ON dengan diberi logika tinggi atau
bernilai “1” sedangkan pada posisi led ( lampu ) dengan pada kaki negtifnya
mendapat ground dan pada kaki positif mendapat resistansi ( hambatan ).
Gambar 1.4. posisi led ( lampu )
Aktif High
1. Fungsi Aktif Low merupakan kerja
rangkaian dengan prinsip kerja saat ON dengan diberi logika rendah atau
bernilai “0” & “+5V” sedangkan pada posisi led ( lampu ) dengan pada kaki
negtifnya mendapat resistansi ( hambatan
) dan pada kaki positif mendapat sumber VCC ( +5v ).
Gambar 1.5.
posisi led ( lampu ) Aktif Low
Selasa, 25 Desember 2012
TRAGEDI 8 TAHUN YANG LALU . .
Masih ingat kah kita semua pada tanggal 26 desember 2004 yang melanda dinegeri kita, pada tanggal tersebut kita dilanda tsunami dahsyat yang melanda di pronvisi Nanggore Aceh Darussalam. pada tragedi tersebut merupakan kiamat kecil yang di kirimkan oleh Allah SWT untuk mengingatkan seluruh umat islam pada kematian dan kiamat pasti akan datang .
Saya hanya bisa berdo"a kepada Allah SWT, supaya almarhum dan almarhuma yang menjadi korban tsunami ACEH ditempatkan yang layak disisi mu dan semua dosanya diampunin serta ringankan siksa kubur nya dan semoga diakhirat nanti kita di pertemukan semua, amien ya Allah .
SOSOK SEORANG PEMIMPIN . . .
Jokowi Tak Mau Komentari Fatwa MUI Soal Natal
TEMPO.CO, Jakarta
- Majelis Ulama Indonesia menyarankan umat Islam tidak mengucapkan
selamat Natal kepada pemeluk agama Nasrani. Gubernur DKI Jakarta, Joko
Widodo, bakal gamang jika harus menuruti saran MUI itu. Apalagi, Wakil
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal merayakan Natal pada
25 Desember mendatang.
"Sudahlah, jangan nanya yang nyerempet-nyerempet seperti itu. Saya
nggak mau komentar," ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis 20
Desember 2012.Adapun Majelis Ulama Indonesia menyarankan umat Islam tidak mengucapkan selamat Natal kepada pemeluk agama Nasrani. "Itu jadi perdebatan, sebaiknya enggak usah sajalah," kata Ketua MUI Bidang Fatwa Maruf Amin di Jakarta, Rabu, 19 Desember 2012.
Meskipun menyarankan tidak perlu mengucapkan selamat Natal, Ketua MUI Bidang Fatwa, Maruf Amin, meminta umat Islam menjaga kerukunan dan toleransi. Dia menegaskan, mengikuti ritual Natal adalah haram. MUI telah mengeluarkan fatwa pada 1981 di masa Ketua Umum MUI Prof. Dr. Buya Hamka. Fatwa MUI yang ditandatangani Ketua Komisi Fatwa KH. Syukri Ghazali dan Sekretaris H. Masudi. Isi fatwa ini menyatakan haram mengikuti perayaan dan kegiatan Natal.
Tak semua sepakat dengan pernyataan MUI. Mantan wakil Presiden Jusuf Kalla memilih bersikap toleransi beragama dengan tetap mengucapkan selamat Natal.
Senin, 24 Desember 2012
Kalibrasi Multimeter Analog
CARA KALIBRASI MULTIMETER ANALOG
Sebelum melakukan pengukuran dengan menggunakan multimeter analog, maka dilakukan kalibrasi dan cara melakukan kalibrasi multimeter yaitu sebagai berikut :
- Pastikan batas ukurnya pada posisi ohmmeter
- Hubungkan probe maka akan jarum bergerak kekanan
- Putar knop zero ohm untuk mengatur supaya posisi jarum diangka 0
cara kalibrasi multimeter analog, dapat dilihat melalui video pembelajaran yang ada dibawah ini :
Sriwijaya FC palembang juara lagi ...
Sriwijaya FC sukses merengkuh titel juara Inter Island Cup 2012
SOLO, Jaringnews.com - Sriwijaya FC berhasil merengkuh gelar juara turnamen Inter Island Cup 2012 usai membungkam Persisam Samarinda lewat drama adu penalti. Babak tos-tosan itu harus dilakoni setelah kedua tim bermain sama kuat 2-2 hingga babak extra time.
Lima algojo 'Laskar Wong Kito' yakni Mahyadi Pangabean, Fachrudin, Abdulrachman, Boakkay Eddy Foday serta Immanuel Padwa sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara dari lima eksekutor tim 'Pesut Mahakam' hanya Isdianto yang tak mampu mencetak gol.
Dengan hasil ini, Sriwijaya berhak mengangkat trofi juara dan meraih hadiah sebesar Rp150 juta. Selain itu, gelar ini merupakan yang kedua kalinya diraih oleh Sriwijaya, setelah sebelumnya sukses menjadi kampiun pada musim lalu.
Pertandingan final yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (23/12) malam WIB, berjalan ketat dan menarik. Kedua kesebelasan langsung mendapatkan peluang di awal pertandingan.
Pada menit ke-7 Sriwijaya memperoleh peluang manis lewat kaki Tantan. Sayang, tendangannya kurang terukur dan bola masih melambung tipis di atas gawang Persisam.
Di menit ke-10, Persisam berhasil mencetak gol lebih dulu lewat Lacine Kone. Penyerang 33 tahun itu berhasil membobol gawang Sriwijaya yang dikawal oleh Rivki Mokodompit usai memanfaatkan bola rebound hasil tendangan bebas Ferdinand Sinaga.
Bak kebakaran jenggot para pemain Sriwijaya pun langsung menekan pertahanan Persisam. Beberapa peluang kembali di dapat 'Laskar Wong Kito'. Namun, berbagai kesempatan yang didapat oleh Tantan serta Ali Khadafi masih dapat diredam oleh barisan belakang Persisam.
Tak ingin terus ditekan pemain Persisam mencoba balik menyerang. Tim asuhan Sartono Anwar itu mampu merepotkan barisan belakang Sriwijaya. Tapi, hingga turun minum skor 1-0 tetap tak berubah.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC langsung mengambil inisiatif menyerang. Beberapa kali serangan berhasil dibangun lewat kedua sayapnya. Namun, usaha tersebut selalu kandas menyusul rapatnya barisan pertahanan Persisam yang di motori oleh M. Robby dan Pierre Njanka.
Akhirnya, Sriwijaya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-65. Eksekusi tendangan bebas Boakkay Eddy Foday meluncur deras ke gawang Persisam yang dikawal oleh Usman Pribadi.
Namun, 14 menit berselang, gawang Sriwijaya kembali bobol lewat aksi menawan Kone. Bomber asal Pantai Gading tersebut berhasil memanfaatkan umpan terobosan dari sisi kanan pertahanan Sriwijaya.
Sriwijaya nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-88 lewat Tantan. Bola umpan dari dari sisi kanan langsung disambar Tantan dengan tendangan salto. Sayang, bola masih tepat mengarah ke Usman Pribadi.
Di masa injury time, Sriwijaya akhirnya sukses membuat skor menjadi sama kuat 2-2. Tandukan Tantan yang memanfaatkan umpan hasil sepakan bebas dari Mahyadi Pangaben melesat mulus masuk ke dalam gawang.
Gol tersebut mendapat protes keras dari kiper Persisam Usman Pribadi yang menganggap Tantan sudah dalam posisi offside. Namun, wasit tetap bergeming dan skor 2-2- pun bertahan hingga peluit panjang.
Alhasil, laga harus dilanjutkan ke babak extra time. Tapi sepanjang 2x15 menit tak ada gol yang tercipta. Dan untuk menentukan pemenang harus dilakukan lewat adu penalti. Sriwijaya pun akhirnya berhak keluar sebagai pemenang setelah di babak tos-tosan mampu unggul 5-4 atas Persisam.
Langganan:
Postingan (Atom)






















